Scientific Abstract (Bilingual)
Abstrak (ID): Lesi white spot (WSL) pasca perawatan ortodonti dan karies email proksimal awal ditandai oleh hilangnya mineral di bawah lapisan permukaan email yang masih utuh (*subsurface demineralization*). Perbedaan indeks bias cahaya antara email sehat (RI = 1.62), pori email berair (RI = 1.33), dan pori berisi udara (RI = 1.00) menyebabkan tampilan opak keputihan yang mengganggu estetika. Teknologi infiltrasi resin berbahan matriks TEGDMA hidrofilik berviskositas sangat rendah (RI = 1.52) meresap ke dalam pori mikro email melalui gaya kapiler, menyamarkan lesi secara permanen sekaligus memblokade difusi asam kariogenik tanpa reduksi jaringan sehat.
Abstract (EN): White spot lesions (WSLs) represent subsurface enamel demineralization presenting as unsightly opaque chalky spots due to optical refractive index discrepancies. Low-viscosity resin infiltration (Icon) penetrates microporosities by capillary action, optically camouflaging lesions and sealing enamel against further organic acid demineralization without mechanical drilling.
Indikasi & Kontraindikasi Klinis
Indikasi Utama
- Karies email proksimal non-kavitas (radiografik radiolusensi sebatas email atau sepertiga luar dentin).
- Bercak putih pasca-deboning bracket ortodonti cekat.
- Fluorosis email derajat ringan hingga sedang (Dean index 1–3).
Kontraindikasi
- Lesi karies yang telah mengalami kavitasi makroskopis.
- Defek hipoplasia email dalam yang melibatkan tubulus dentin luas.
- Bercak kecokelatan intrinsik yang tidak responsif terhadap etsa asam hidroklorat.
Protokol Langkah demi Langkah
- Isolasi mutlak menggunakan rubber dam (wajib karena etsa menggunakan asam kuat).
- Aplikasi asam klorida 15% (Icon-Etch) selama 2 menit untuk melarutkan lapisan permukaan hipermineralisasi email setebal 30–40 µm. Bilas bersih selama 30 detik.
- Aplikasi etanol 99% (Icon-Dry) selama 30 detik untuk dehidrasi air dalam pori. Pada tahap ini, amati efek pemulihan estetika; jika bercak masih tampak opak, ulangi etsa kedua.
- Infiltrasi resin berviskositas rendah (Icon-Infiltrant) selama 3 menit, biarkan meresap secara kapiler. Bersihkan ekses interproksimal dengan dental floss steril sebelum light cure 40 detik.
- Aplikasi lapisan resin infiltran kedua selama 1 menit untuk mengkompensasi shrinkage mikro, lalu light cure 40 detik dan poles halus dengan disk silicon polishers.
Referensi Ilmiah (References)
- Paris, S., & Meyer-Lueckel, H. (2010). Masking of labial enamel white spot lesions by resin infiltration: a clinical study. Quintessence International, 41(1), 28-34.
- Meyer-Lueckel, H., & Paris, S. (2008). Progression of artificial enamel caries lesions after infiltration with experimental light curing resins. Caries Research, 42(2), 117-124.
- Muñoz, M. A., et al. (2013). Alternative methods to mask white spot lesions after orthodontic treatment: a systematic review. Journal of Esthetic and Restorative Dentistry, 25(6), 388-397.