Pedoman Klinis & Etika Profesi 2 menit baca Artikel Ilmiah

Protokol Pemutihan Gigi Non-Vital (Walking Bleach Technique): Desain Penghalang Servikal (Cervical Barrier) dan Pencegahan Resorpsi

[ID] Prosedur pemutihan internal gigi non-vital pasca perawatan saluran akar, desain cervical seal berbahan glass ionomer/resin, dan pencegahan resorpsi servikal invasif. [EN] Clinical protocols for non-vital internal walking bleach procedures, detailing cervical barrier design to prevent invasive cervical resorption.
Super Admin IKORGI

Super Admin IKORGI

Spesialis Konservasi Gigi Terakreditasi

Dipublikasikan:
Bagikan Artikel Ini:
Protokol Pemutihan Gigi Non-Vital (Walking Bleach Technique): Desain Penghalang Servikal (Cervical Barrier) dan Pencegahan Resorpsi

Scientific Abstract (Bilingual)

Abstrak (ID): Diskolorasi intrinsik gigi anterior pasca perawatan saluran akar sering diakibatkan oleh degradasi produk hemolisis eritrosit atau semen saluran akar lama. Teknik *Walking Bleach* menggunakan pasta natrium perborat yang dicampur dengan air steril atau hidrogen peroksida 3–10% merupakan metode pemutihan internal yang efektif dan konservatif. Komplikasi paling serius dari prosedur ini adalah timbulnya resorpsi servikal eksterna invasif akibat penetrasi bahan pemutih melalui tubulus dentin servikal ke ligamen periodontal. Pembuatan penghalang servikal (*cervical barrier*) kedap setebal minimal 2.0 mm setinggi perlekatan epitel merupakan prasyarat keselamatan mutlak.

Abstract (EN): Internal walking bleach resolves post-endodontic chromogenic discolorations conservatively. The primary biological risk—invasive external cervical resorption—is mitigated by placing an impervious 2.0 mm cervical barrier conforming to the cemento-enamel junction (CEJ) morphology before applying sodium perborate.

Desain Penghalang Servikal (Cervical Barrier)

  • Pengurangan Gutta-Percha: Potong gutta-percha hingga 2.0 mm di bawah *Cemento-Enamel Junction* (CEJ) atau setinggi batas puncak tulang alveolar.
  • Bentuk Geometris Barrier: Bentuk lapisan barrier menyerupai kurvatur festoon CEJ (lebih tinggi di interproksimal dibanding fasial/palatal).
  • Material Pilihan: Gunakan Resin-Modified Glass Ionomer Cement (RMGIC) atau flowable composite resin adhesif setebal 2.0 mm untuk memblokir difusi radikal hidroksil ke sulkus periodontal.
  • Bahan Aktif Aman: Hindari hidrogen peroksida konsentrasi tinggi (> 30%). Gunakan sodium perborate murni yang dicampur dengan akuabides, yang terbukti sama efektifnya dengan profil keamanan biologis yang jauh lebih tinggi.

Referensi Ilmiah (References)

  • Attin, T., et al. (2003). Review of the current status of tooth whitening with the walking bleach technique. International Endodontic Journal, 36(5), 313-329.
  • Rotstein, I., et al. (1992). In vitro efficacy of sodium perborate preparations used for intracoronal bleaching of discolored teeth. Journal of Endodontics, 18(7), 354-356.
Super Admin IKORGI
Tentang Penulis · Kontributor Ilmiah

Super Admin IKORGI

Artikel ini disusun dan dikurasi oleh spesialis IKORGI untuk memajukan standar klinis endodonsia dan kedokteran gigi konservatif berbasis bukti ilmiah.

Kembali ke Publikasi
Artikel Terkait

Pelajari lebih lanjut publikasi ilmiah di bidang ini

Aspek Medikolegal, Informed Consent Komprehensif, dan Standar Dokumentasi Klinis Praktik Spesialis Konservasi Gigi Indonesia
Pedoman Klinis & Etika Profesi
2 menit baca

Aspek Medikolegal, Informed Consent Komprehensif, dan Standar Dokumentasi Klinis Praktik Spesialis Konservasi Gigi Indonesia

[ID] Tinjauan yuridis standar persetujuan tindakan medis (informed consent), dokumentasi rekam medis digital, dan perlindungan hukum bagi dokter spesialis Sp.KG. [EN] Medicolegal frameworks, comprehensive informed consent protocols, and high-fidelity digital clinical documentation for conservative dentists in Indonesia.

Super Admin IKORGI

Super Admin IKORGI

Kontributor IKORGI

Baca Artikel
Optimasi Ergonomi dan Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal bagi Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi dalam Praktik Bedah Mikro
Pedoman Klinis & Etika Profesi
2 menit baca

Optimasi Ergonomi dan Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal bagi Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi dalam Praktik Bedah Mikro

[ID] Panduan penataan postur netral, konfigurasi lensa binokuler mikroskop operasi, dan latihan peregangan ergonomis untuk mencegah cervical/lumbar spine disorder. [EN] Ergonomic principles and musculoskeletal disorder prevention for microscopic and endodontic dental specialists.

Super Admin IKORGI

Super Admin IKORGI

Kontributor IKORGI

Baca Artikel
Protokol Penegakan Diagnosis Cracked Tooth Syndrome: Transluminasi Serat Optik, Pemetaan Beban Oklusal, dan Splinting Koronal
Pedoman Klinis & Etika Profesi
2 menit baca

Protokol Penegakan Diagnosis Cracked Tooth Syndrome: Transluminasi Serat Optik, Pemetaan Beban Oklusal, dan Splinting Koronal

[ID] Alur diagnosis komprehensif gigi retak (cracked tooth), uji gigit Tooth Slooth, transluminasi serat optik, dan splinting oklusal protektif. [EN] Comprehensive diagnostic algorithm for cracked tooth syndrome utilizing transillumination, wedge bite testing, and provisional orthodontic band splinting.

Super Admin IKORGI

Super Admin IKORGI

Kontributor IKORGI

Baca Artikel

Mitra & Media Partner

Didukung oleh institusi, mitra riset, dan sponsor terpercaya

IKORGI Logo

Pasang Aplikasi IKORGI

Pasang aplikasi ini di layar utama Anda untuk akses cepat ke portal anggota, event, dan LMS.

IKORGI

Pasang IKORGI di Perangkat

Ikuti 2 langkah mudah ini untuk menambahkan shortcut IKORGI ke layar utama Anda:

1

Ketuk tombol Bagikan

Tekan ikon Bagikan di toolbar Safari pada bagian bawah atau atas layar Anda.

2

Select "Add to Home Screen"

Scroll down in the share menu and select "Add to Home Screen" to install.