Scientific Abstract (Bilingual)
Abstrak (ID): Paradigma ekskavasi karies radikal hingga ke dentin keras (*hard dentin*) pada kavitas profunda terbukti meningkatkan insiden paparan pulpa iatrogenik hingga 40%. Konsensus International Caries Consensus Collaboration (ICCC) merekomendasikan teknik ekskavasi selektif (*selective caries removal*). Pada dinding perifer kavitas yang berbatasan dengan email, dentin dibersihkan tuntas hingga *hard dentin* untuk menjamin kerapatan adhesif perifer (*peripheral seal*). Namun pada dasar kavitas di atas kamar pulpa, dentin terinfeksi lunak ditinggalkan sebagai *soft/firm dentin* untuk mencegah terbukanya pulpa, ditutup dengan material bioaktif, dan direstorasi kedap bakteri.
Abstract (EN): Radical excavation to hard dentin in deep carious lesions frequently precipitates unnecessary pulpal exposure. International Caries Consensus Collaboration (ICCC) guidelines advocate selective caries removal to soft/firm dentin proximally to the pulp while securing a clean, hard peripheral seal zone to sustain hermetic adhesive restoration.
Zona Ekskavasi: Perifer vs Sentral Pulpa
Zona Perifer (Peripheral Seal Zone)
Pembersihan dentin mutlak hingga dentin keras (*hard dentin* bebas karies) selebar minimal 1.5–2.0 mm di sepanjang lingkar kavitas untuk menjamin ikatan adhesif yang kedap cairan dan bakteri.
Zona Sentral (Pulp Proximity Zone)
Ekskavasi selektif dihentikan pada *leathery/firm dentin* yang masih memiliki kolagen terdemineralisasi reversibel. Bakteri sisa yang terisolasi dari nutrisi rongga mulut akan menjadi dorman dan tidak aktif.
Referensi Ilmiah (References)
- Schwendicke, F., et al. (2016). Managing carious lesions: consensus recommendations on carious tissue removal. Advances in Dental Research, 28(2), 58-67.
- Innes, N. P., et al. (2016). Managing carious lesions: consensus recommendations on terminology. Advances in Dental Research, 28(2), 49-57.